rahman's blog

mencari dan memberi yang terbaik

Konsultasi Pustakawan

Pertanyaan dari Ibu Raslina

Assalamu alaikum pak

Saya ingin menanyakan tentang hal di bawah ini :

Sudah 2 tahun Perpustakaan kami melakukan kerjasama dengan coca cola foundation dalam program Perpuseru. Dalam kemitraan tersebut kami diajak untuk merubah paradigma tentang perpustakaan, yakni dengan menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar dan berkegiatan masyarakat yang berbasis IT. Untuk itu kami telah banyak melakukan kegiatan-kegiatan pelibatan masyarakat diantaranya : mengadakan pelatihan/kursus/workshop peningkatan keterampilan masyarakat.
Yang ingin saya tanyakan: apakah keterlibatan saya sebagai panitia dalam kegiatan tersebut bisa mendapatkan kredit pustakawan ? jika bisa, masuk pada point mana ? Terima kasih sebelumnya.

RASLINA (Pustakawan Muda)

Jawab:

Ibu Raslina, Saya sudah coba mencari apakah ada butir kegiatan kepanitiaan dalam kegiatan promosi kepustakawanan saya tidak menemukan Bu. Mengapa dalam kegiatan promosi? Karena hemat saya kegiatan Ibu sampaikan merupakan kegiatan promosi perpustakaan kepada masyarakat. Kecuali kalau dalam kegiatan tersebut ada pameran, maka panitia pameran dapat diberikan angka kredit. Demikian jawaban saya, semoga membantu.


 

Pertanyaan dari Ibu Ummi, Universitas Negeri Jakarta (tanggal 13 November 2015)

Assalamualaikum,

Bapak, Saya Ummi dari UNJ ingin menanyakan penilaian AK tentang pengangkatan pertama. Teman kami golongan III/c dan III/d, berijazah S1 Jurusan Perpustakaan akan menjadi pustakawan. Dari butir pekerjaan mana kami menilai AK mereka? Jenjang pustakawan muda atau pertama Pak? Mohon bantuannya ya Pak. Terima kasih.

Jawab:

Pengangkatan pertama pustakawan dapat berasal dari AK ijazah S1 bernilai 100. Apabila persyaratan administrasinya sudah lengkap dapat langsung diangkat pada jabatan pustakawan pertama pada kelompok pustakawan keahlian. Sedangkan apabila yang bersangkutan sudah cukup lama bekerja di perpustakaan, maka AK ijazah tersebut bisa ditambah dengan AK hasil pekerjaannya. AK pekerjaan tentunya berasal dari kegiatan pustakawan pertama. Jika yang bersangkutan memiliki hasil pekerjaan dari kegiatan pustakawan muda, dapat juga diperhitungkan namun hanya 80 % dari AK yang dia hasilkan.

Demikian jawaban saya, semoga membantu.

 


 

Pertanyaan Himawanto

Saya sedang mengikuti Diklat Calon Pustakawan Tingkat Ahli dari tanggal 27 Agustus 2014 s.d 17 Nopember 2014. Apabila tidak ada hambatan, saya sangat berminat sekali untuk menjadi Pustakawan. Mohon perkenan Bapak untuk dapat membantu konsultasi saya sebagai berikut:

  1. Saya sedang menyusun draft/contoh dalam rangka promosi buku hasil pengadaan 2014 sebagaimana terlampir, agar pemustaka di Lemigas mau membacanya.
  2. Saya menggunakan softcopy yang diperoleh juga dari internet, namun seharusnya saya melakukannya terhadap koleksi perpustakaan yang lebih dahulu diadakan, terutama pengadaan hasil 10 tahun yang lalu.
  3. Tahapan dari kegiatan promosi ini adalah : Scanning gambar dan tabel; Memberikan informasi berapa kali disitir oleh penyitir berdasarkan Google Scholar; Menyusun bibliografinya. Konsep ini agar diketahui oleh Pemustaka mengenai reputasi artikel buku yang akan saya promosikan
  4. Ide ini saya peroleh dari Science Direct, dimana konsep promosi yang dikembangkan hanya menampilkan judul buku, tabel, dan gambarnya
  5. Saya berencana akan mengirimkan secara periodic hasil promosi ini melalui email keseluruh pegawai Lemigas dan kemudian mengunggahnya di website perpustakaan Lemigas
  6. Terus terang Pak, hal ini belum pernah dilakukan di perpustakaan kami, saya juga mencari referensi apakah sudah ada perpustakaan lain yang telah melakukannya. Saya mencari referensi juga di Pustaka Deptan di Bogor, namun contoh yang dipublikasikan belum memuaskan bagi saya.

Terkait hal tersebut diatas, mohon kiranya Bapak memberikan nasehat/saran/rekomendasi untuk draft/usulan konsep promosi buku ini.

Jawaban Saya:

Terima kasih sudah mempercayakan pertanyaan Bapak untuk dijawab oleh saya. Terus terang ide Bapak membuat promosi seperti yang Bapak “akan” lakukan adalah baru di kalangan perpustakaan. Setidaknya yang saya ketahui. Oleh karena itu Bapak tidak menemukan contohnya di perpustakaan yang sudah Bapak kunjungi. Begitu juga dalam petunjuk teknis jabatan fungsional dan angka kreditnya Bapak tidak akan menemukan item yang Bapak kerjakan tersebut. Namun Bapak jangan khawatir. Terobosan yang Bapak lakukan ini sangat berguna bagi pemustaka. Saya kira angka kreditnya dapat dicari padanannya. Misalnya apakah dipadankan dengan membuat review dari sebuah buku atau membuat abstrak informatif. Yang penting Bapak lakukan adalah pekerjaan ini harus dikomunikasikan dengan tim penilai yang akan menilai berkas DUPAK Bapak. Jangan sampai apa yang Bapak kerjakan dan AK diusulkan, tidak diterima oleh tim penilai. Pengalaman saya melakukan penilaian terutama di tingkat instansi saya sering membuat kebijakan seperti itu (mencarikan padanan) terhadap pekerjaan yang tidak ada dalam daftar AK di Kepmenpan, namun dikerjakan oleh pustakawan dan tentunya sangat bermanfat bagi pemustaka sebagai stake holder.

Sementara demikian pendapat saya Pak. Jika masih ada pertanyaan, jangan ragu-ragu disampaikan saja kepada saya. Insyaallah kalau saya mampu, saya akan menjawabnya